Manfaat Habbatussaudah

Habbatussaudah atau yang kita kenal juga sebagai jintan hitam atau dalam bahasa latinnya Nigella Sativa mempunyai banyak sekali manfaat sebagaimana yang disebutkan dalam hadis Rasuulullaah shallallaah 'alayhi wa sallam tentang habbatussaudah atau jintan hitam.

Al-Bukhari meriwayatkan dari Aisyah RadhiAllaahu 'anha bahwa dia pernah mendengar Rasuulullaah ShallAllaah 'alayhi wa Sallam bersabda:

"Dalam habbatussaudah terkandung kesembuhan untuk segala penyakit kecuali As-Sam." "Aku bertanya, "Apa As-Sam itu?" beliau menjawab "Kematian".

Dalam riwayat muslim disebutkan:
"Tidak ada satupun penyakit melainkan dalam habbatussaudah terdapat kesembuhan baginya, kecuali kematian."

Ibnu Sina (980-1037) dalam karya terbesarnya The Canon of Medicine, yang dianggap banyak orang sebagai buku paling terkenal di dunia kedokteran baik di Timur maupun di Barat, menyatakan bahwa Nigella Sativa atau Habbatussaudah ini bermanfaat untuk menstimulasi energi tubuh dan membantu menyembuhkan dari kelelahan atau kurang semangat. Dikarenakan begitu banyaknya manfaat yang terkandung dalam habbatussaudah ini sehingga tidak mengherankan jika habbatussaudah mempunyai sebutan populer yaitu "The Seed of Blessing" atau "Habbatu Baarakah" yang berarti "biji-bijian yang mengandung rahmat".

Pakar medis Ibnu Sina juga telah menuturkan dalam kitabnya Al-Qanun Fith Thibbi, bahwa di antara khasiat-khasiat habbatussaudah adalah:
  • menyembuhkan macam-macam tumor dan bisul-bisul
  • mengobati bekas luka dan borok-borok
  • menghilangkan rasa pening dan pusing di kepala
  • menyembuhkan gangguan-gangguan pada mata, termasuk karena banyak menangis dan mempertajam pandangan mata yang melemah
  • berkhasiat untuk organ pernafasan (melegakan sesak nafas dan mengobati penyakit paru-paru)
  • berkhasiat untuk organ panca indera: hidung, mulut, dan telinga
  • berfungsi sebagai pembersih tubuh dari segala macam racun yang berbahaya
Dituliskan dalam buku "Pengobatan dan Penyembuhan Menurut Wahyu Nabi" karya Aiman bin Abdul Fattah yang diterjemahkan oleh Ustad Katur Suhardi, bahwa telah dilakukan beberapa ragam penelitian tentang habbatussaudah yang hasilnya adalah:
  • diketahui habbatussaudah memiliki pengaruh yang menguatkan tugas-tugas imunity
  • penelitian lain menegaskan pengaruh positif dari sari habbatussaudah terhadap reaksi lymph cell untuk melawan sel-sel kanker sebagaimana ia mampu menambah produksi sebagian unsur imunity lymph cell pada tubuh
  • hasil penelitian berikutnya menunjukkan bahwa minyak habbatussaudah memiliki kekhususan perlawanan terhadap sekian banyak virus sel, yang dapat dianalogikan dari penambahan tugas dan jumlah helper T-cell dan tambahan macro phages cell. Disamping itu ada pula penambahan aktiva penelanan, ada pula tambahan interferon dalam plasma darah.
  • ditemukan pula minyak atsiri yang sifatnya mudah menguap dalam biji habbatussaudah dianggap sebagai faktor kimiawi yang kuat dalam melawan kanker dalam perut. Hal ini dikaitkan dengan pengaruhnya untuk melawan oksidasi dan peradangan serta infeksi.
  • dan masih banyak lagi beberapa penelitian lain
Ada 3 bentuk habbatussaudah:
  1. Berbentuk bubuk, biasanya ketika dijual sudah dalam bentuk kapsul (gambar sebelah kanan)
  2. Berupa cairan, yang cairpun ada yang sudah dibungkus dalam bentuk kapsul (gambar sebelah kiri) dan ada yang dijual dalam bentuk minyak dalam botol. Habbatussaudah dalam bentuk minyak biasanya digunakan untuk penyembuhan luka setelah berbekam.
  3. habbatussaudah berbentuk irisan kecil yang biasanya disarankan untuk dikunyah-kunyah untuk penyembuhan penyakit tertentu.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment